Hari ini, 1 April 2025, yang bertepatan dengan hari kedua lebaran, terjadi badai angin.
Padahal sejak pagi, suasananya sama seperti biasanya. Matahari yang cerah, meski angin nya lumayan kencang.
Tapi, sampai jam 11 pagi angin nya tambah kencang. Diliputi langit yang gelap. Seperti akan mau turun hujan, tapi yang terjadi hanya lah kibasan angin yang kencang. Membuat pintu di rooftopseperti dihujani tamparan yang banyak.
Sebenarnya, badai angin seperti ini pernah gue rasakan ketika di Mesir. Bahkan situasi saat itu jauh lebih parah dibandingkan sekarang.
Hari itu tahun pertama gue menginjakkan kaki di Mesir. Di pagi hari tersebut, gue isi dengan kegiatan mencuci baju. Lalu saat hendak menjemur pakaian, angin kencang terus bertiup membuat banyak daun-daun dari pohon besar di depan gedung rumah, berserakan di tanah.
Senior gue saat itu mengatakan, bahwa akan percuma jika menjemur pakaian di hari ini. Karena, setelah dijemur, nantinya gue akan mengulang kegiatan mencuci pakaian lagi. Alasannya adalah pakaian-pakaian yang gue jemur, akan tertempel debu Kairo.
Sangat masuk akal.
Badai angin di Yordania enggak terlalu bikin gue kaget sebenarnya. Mungkin, yang perlu di garis bawahi, dengan adanya angin kencang hari ini membuat gue sedikit ngeri untuk berada di rooftopdengan waktu yang lama.
Alasannya gue pergi ke rooftop, bisa dibaca di sini ya!
Selain badai angin yang terjadi di hari ini, gue mendapati bahwa angka timbangan gue berkurang drastis.
Di tahun ini gue lumayan sering mencatat angka timbangan berat badan di penghujung bulan.
Akhir Januari, berat badan gue berada di angka 110kg.
Jangan disamakan berat badan 110kg yang rutin nge gym dengan yang tidak pernah olahraga angkat beban. Itu merupakan sebuah penistaan!
Lebay banget, nyet
Lalu di bulan Febuari berukurang menjadi 108kg.
Dengan berat badan 100kg ++ ini enggak membuat diri gue merasa insecure. Karena perut gue tidak terlihat buncit. Ditambah lagi, dengan tinggi gue yang lumayan, membuat diri gue terlihat mas-mas botak biasa aja.
Kemudian di bulan puasa, bulan Maret, angka timbangan gue sangat fluktuaktif sekali. Dari yang 108kg, kemudian beberapa hari setelahnya naik menjadi 112kg, dan puncaknya berat badan gue berada di angka 114kg.
Meskipun begitu, di akhir Ramadan kemarin, berat badan gue berada di angka 107kg. Gile, keren banget.
Kayaknya, di waktu yang dekat ini gue akan membagikan sebuah produk mengenai tips mudah untuk bisa menurunkan berat badan deh.
Semoga Ibu Negara enggak ngomel karena berat badan anaknya masih berada di angka 100kg. Dan juga, semoga badai ini cepat selesai deh. Gue mau service hape soalnya.
Syukron